Minggu, 07 November 2010
Lulus SMA...mau ngapainkah???
1. K pertama KULIAH
Pilihan yang ideal tentunya adalah K kuliah, akan tetapi tidak tertutup kemungkinan juga K yang lain...setelah memutuskan tuk kuliah,maka kebingungan kembali melanda, bingung menentukan jurusan, perguruan tinggi yang akan dituju serta jalur apa yang bisa dimasuki.....nah untuk itu maka diharapkan pada semua siswa/siswi agar mencari informasi yang sebanyak2nya tentang PT. Informasi itu bisa didapatkan melalui buku, internet,atau konsultasilah sama orang yang berpengalaman seperti konselor sekolah, kakak kelas yang sudah jadi mahasiswa atau siapapun yang bisa memberikan informasi dan pertimbangan secara benar. Tapi ingat, informasi yang ada hendaknya tidak membuatmu semakinbingung tapi justru membuat mu semakin matang untuk memutuskan sesuatu. sebelum mengambil sebuah keputusan maka bicarakan dulu sama kedua orang tua atau anggota keluarga yang dianggap perlu, karena pertimbangan mereka juga tak kalah pentingnya.
2. K Kedua KERJA
Memilih untuk bekerja juga tidak mustahil dilakukan oleh seorang yang lulus SMA, akan tetapi tentunya pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi pendidikannya. Tidak sedikit orang yang memilih untuk bekerja dulu baru melanjutkan studi terutama bagi siswa yang terkendala persoalan ekonomi. Akan tetapi sebelum memutuskan untuk bekerja diharapkan tahu dulu mengenai informasi seputar dunia kerja, karena hari ini, bursa dunia kerja itu tidak semuanya "aman". sekarang informasi mengenai dunia kerja sudah mudah ditemukan, tinggal lagi bagaimana kita cermat terhadap segala informasi dunia kerja. jangan hanya tergiur oleh gaji yang besar tapi pertimbangkan juga keselamatan dan kenyamanan dalam bekerja.
3. K Ketiga "KAWIN"
Ups.....bukan berarti menyarankan untuk nikah cepet2..akan tetapi tak bisa dipungkiri bahwa pilihan ketiga ini banyak juga yang jadi kenyataan. Menikah bukanlah seperti melakoni sebuah peran dalam sebuah skenario, yang mana ketiga ceritanya berakhir maka si pemain boleh kembali ke jati dirinya dan meninggalkan karakternya seperti dalam skenario tersebut...oh tidak... Perkawinan atau pernikahan adalah sakral yang harus diikuti oleh berbagai tanggung jawab..so menjelang memutuskan untuk menikah setelah lulus SMA maka pertimbangkan dulu matang2...kalau bisa sampai gosong..hehe
Sebagai sebuah saran dan harapan....maka KULIAH lah terlebih dulu, trus aplikasikan ilmu melalui KERJA....kalau sudah sukses maka memilih pasangan hiduppun insyaallah akan berjalanMULUSSSSSS.... diotak atik urutannya pun boleh tapi dengan syarat....bersungguh2 dan bertanggung jawab!
Kamis, 07 Oktober 2010
Panduan Bimbingan Karir di SMA
| | | | |
| Kematangan Karier siswa Perbedaan dalam aspirasi karier , diantara siswa-siswa lanjutan atas ternyata terdapat perbedaan - perbedaan subtansial dalam kebutuhan kebutuhan perkembangan dan kematangan kariernya . Banyak faktor yang menyebabkan perbedaan - perbedaan ini (misalnya, tingkat bantuan orang tua , latar belakang jenis kelamin rasial dan konsep diri, perkembangan dan kesehatan fisik ) Dillart dan Campbell(1981) membandingkan pengaruh dari orang tua terhadap prilaku karier dari 194 orang anak anak dikelas tiga SLTP hingga kelas tiga SLTA . Sampel diambil dari keluarga keluarga yang utuh dan tidak utuh dengan ciri-ciri sosio ekonomik menenggah dan rendah mereka menemukan bahwa orang-orang tua ini secara deferensial mempengaruhi perkembangan karier anak anaknya Plata(1981) membandingkan aspirasi - aspirasi okupasional dari 40 pria remaja normal dan 40 pria remaja yang mengalami gangguan emosional .dengan menggunakan okupasional aspirasion scale , ia menemukan bahwa taraf aspirasi okupasional pria remaja normal lebih tinggi dari pada kelompok kelompok yang menderita gangguan emosional . Pound(1978) melakukan studi tentang konsep diri dari 500 siswa pria dan 500 siswa wanita yang dipilih secara acak dari enam sekolah lanjutan pada bagian barat Perbedaan dalam Perkembangan Karier . Pandangan tentang perbedaan - perbedaan dalam perkembangan karier diantara siswa siswa lanjutan atas datang dari the nasional Assesment of Educasional progress project on career and occupational Development . Sekitar 37.500 anak anak laki laki dan perempuan antar bangsa termasuk dalam sample .penemuan penemuannya antara lain sebagai berikut (Mitchell,1977).
Implikasi-implikasi bagi Bimbingan Karier di SLTA Karena pelajar di sekolah menengah akan sampai pada tingkat kematangan karir yang berbeda melalui rute yang berbeda (lancar atau tidak lancar) aktivitas bimbingan karier harus memiliki tiga penekanan :mendorong perkembangan karier, menyediakan perlakuan,dan membantu penempatan (mengacu kepada perpindahan pelajar ketingkat pendidikan selanjutnya atau kekehidupan pekerjaan. Kegiatan(aktivitas) bimbingan karier pada sekolah menengah harus bisa mengantar setiap pelajar untuk menangulangi tugas perkembangan menuju perkembangan karier, dan membimbing pelajar kepada kreasi dan prestasi dari seperangkat pilihan dan rencana yang akan di tetapkan. Penekanan penekanan utama dalam aktivitas aktivitas bimbingan karier untuk berbagai individu haruslah didasarkan pada intensitas perencanaan, kesiapan berpartisipasi dalam kehidupan sebagai pribadi yang independent, dan keterarahan individu-individu kepada tujuan. Dalam hubungan dengan itu, the nasional conference on Guidance, Counseling, and placement in Career Development and Education Occupasional Decision-Making (Cysbers&Pritchard,1969:74) merekomendasikan tujuan-tujuan untuk aktivitas-aktivitas bimbingan karier di sekolah menengah sebagai berikut : 1. Siswa mengembangkan kesadaran akan perlunya implementasi yang lebih khusus dari tujuan-tujuan karier. 2. Siswa mengembangkan rencana-rencana yang lebih khusus guna mengimplementasikan tujuan-tujuan karier. 3. Siswa melaksanakan rencana-rencana untuk dapat memenuhi syarat-syarat memasuki pekerjaan dengan mengambil mata pelajaran di tingkat sekolah lanjutan, dengan latihan dalam jabatan, atau dengan mengejar latihan lebih lanjut di perguruan tinggi atau pendidikan pasca sekolah lanjutan yang mengantar pada kualifikasi-kualifikasi untuk suatu okupasi khusus Tujuan bimbingan karier di SLTA. Herr (1976 : 1-2) mengemukakan tujuan tujuan bimbingan karier di SLTA yang meliputi membantu siswa siswa belajar untuk:
DAFTAR KEPUSTAKAAN Herr,E.L dan SH. Cramer.1979, Career Guidance and Counseling Througth The life Span, Bouston : Brown dan Company. Prayitno, 1999. Seri Pemandu Pelaksanaan Bimbingan dan konseling di sekolah atas (SMU), |


